Friday, June 19, 2020

Tidak Lapor Pajak Tepat Waktu? Ketahui Akibatnya

Cara Lapor Pajak

Cara lapor pajak sangat penting untuk diketahui oleh seluruh masyarakat sebagai warna negara yang baik dan taat hukum. Selain itu, ada konsekuensi yang dapat merugikan diri sendiri apabila tidak lapor pajak tepat waktu. Sayangnya, hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum paham mengenai cara lapor pajak.

Perkembangan teknologi yang semakin pesat memberikan dampak yang mudah terhadap penanganan pajak, yakni setiap masyarakat bisa melapor secara online. Hal ini tentunya sangat efektif mengingat tidak membutuhkan waktu yang lama dan proses yang ribet. Sebelumnya, perlu diketahui terlebih dahulu apa saja akibat dari telat melapor pajak.

Bagi Perseorangan atau Pribadi
Pihak perseorangan memiliki kewajiban untuk melaporkan pajak tepat waktu sehingga apabila telat, pasti akan mendapatkan sanksi. Direktorat Jenderal Pajak atau DJP telah menentukan secara rinci sanksi tepat untuk diberikan kepada perseorangan yang telat melapor pajak. Sanksi tersebut harus dipenuhi dalam bentuk membayar denda yang telah ditentukan.

Nominal yang perlu dibayarkan oleh pihak perseorangan adalah Rp 100.000 dan langsung diberikan lewat Kantor Pajak. Dibandingkan harus membayar nominal tersebut akan lebih baik apabila melapor pajak secara tepat waktu karena prosesnya juga bisa dilakukan secara online.

Bagi Badan Usaha 
Beberapa badan usaha juga masih ada yang tidak tepat waktu ketika melaporkan pajak usahanya. Biasanya, alasan telat melapor adalah karena kesibukan dari pemilik usaha, tetapi tidak jarang juga dilakukan secara sengaja demi menghindari pembayaran pajak. Padahal, hal tersebut justru akan merugikan usaha yang sedang dijalankan.

Cara lapor pajak bagi badan usaha bisa dilakukan secara online, dengan mengakses situs yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Untuk yang sudah telanjur telat, harus membayar nominal sebesar Rp 1.000.000. Tentunya nominal tersebut akan sangat memberatkan, terlebih bagi badan usaha yang masih berkembang.

Sanksi Administrasi Bagi Wajib Pajak
Bagi perseorangan maupun badan usaha yang telat melaporkan pajaknya, tidak hanya dikenakan sanksi denda yang wajib. Ada juga sanksi administrasi yang perlu dipenuhi dan dibayarkan bersamaan dengan denda sebelumnya. Inilah yang terkadang membuat banyak orang kemudian menjadi jera tidak melapor pajak dengan tepat waktu.

Kali ini, sanksi administratif berhubungan dengan masa Pajak Pertambahan Nilai atau PPN. Untuk itu, jumlah yang ditetapkan juga berbeda-beda, tergantung pada PPN yang dimiliki. Biasanya, rentang nominal denda yang diberikan adalah sekitar Rp. 100.000 sampai Rp. 500.000. Jumlah tersebut sudah dihitung berdasarkan PPN yang dimiliki oleh pelaku.

Jika tidak ingin telat dalam melaporkan pajak setiap tahunnya, Anda bisa menggunakan aplikasi BukuKas. Lewat aplikasi tersebut, setiap pengguna dapat menikmati fitur catatan hutang yang akan secara otomatis mengingatkan agar melaporkan pajak tepat waktu. Dengan begitu, cara lapor pajak akan lebih mudah dan Anda tidak akan kehilangan uang secara sia-sia untuk membayar denda.  Untuk informasi mengenai BukuKas bisa langsung cek di https://www.bukukas.co.id 

No comments:

Post a Comment